Disini saya akan coba bercerita tentang kejadian yang sedikit mengharukan dan membuat saya sedih, dimana latihan hari ini
berjalan dengan serius dan semangat. Anak-anak yang mengikuti latihan semakin
antusias untuk menimba ilmu yang siap saya bagi kapanpun. Jujur, hari ini saya
terharu dengan apa yang saya rasakan ditempat latihan.
Awalnya saya tidak menyangka akan mendapatkan semua
itu, tapi ketika latihan sedang berlangsung (baru selesai pemanasan) saya
dikejutkan dengan datangnya 2 orang murid saya yang sudah lama tidak mengikuti latihan lagi karena dulunya pernah saya marahi dan semenjak itu pula mereka berdua tidak pernah latihan
lagi.
Ketika mereka ikut bergabung saya merasa senang dan
bangga, dimana harapan yang dulu pernah saya berikan untuk mereka bisa kembali saya terapkan dan pastinya mereka harus fokus dan konsisten, sehingga nantinya mereka juga tersadar akan apa yang saya berikan
itu. Saya benar-benar merasa bangga melatih mereka, bahkan mereka sering membuat saya marah dan kesal atas sikap dan perilaku mereka yang saya nilai sangat tidak
menghormati saya ketika melatih.
Tapi dengan kejadian waktu itu (saya memarahi
mereka) mungkin disana membuat mereka sadar akan apa yang saya lakukan itu juga
untuk mereka, bukan untuk saya. Karena posisi ketika itu memang saya yang
benar, wajar dan pantas kalau mereka saya marahi bahkan mereka harus menangis tapi saya tetap gak peduli, sekali lagi karen saya benar dan mereka sudah sepantasnya saya marahi.
Awalnya ketika latihan berlangsung saya memang sengaja untuk
berlaku cuek kepada mereka berdua, sehingga mereka pun agak merasa risih untuk mengikuti
intruksi yang saya berikan, tapi saya terus bersikap seperti itu dengan harapan
mereka sadar akan kesalahan yang mereka lakukan dulu.
Syukur, harapan saya akhirnya benar-benar terwujud,
dimana ketika waktu istirahat latihan telah tiba, mereka menghampiri saya dan meminta
maaf atas apa yang mereka lakukan dulu, dan mereka sadar bahwa mereka memang
salah. Saya tetap cuek aja, selain untuk menjaga posisi saya sebagai pelatih juga untuk menjaga wibawa di depan anak-anak didik yang lain pastinya.
Jadi, disini saya tetap berusaha untuk terus menyadarkan mereka dan pastinya semoga saya juga bisa membantu untuk membuat mereka selalu terkontrol dan bisa dengan cepat memahami apa yang hendak saya berikan nantinya.
Dan juga untuk anak-anak didik saya yang lain, dengan sangat sabar saya berusaha untuk membuat mereka cepat mengerti dan memahami akan apa yang saya ajarkan. Saya tidak mengharap mereka harus membutuhkan saya setiap latihan, tapi paling tidak saya berusaha semaksimal mungkin untuk membuat mereka mengingat apa hal-hal terbaik yang sudah saya berikan, sekarang dan sampai kapanpun.
Intinya "AMBIL ILMU YANG BAIK, BUANG JAUH-JAUH YANG TIDAK BAIK", termasuk sikap, perilaku, perbuatan dan tingkah laku saya.
Sekian dan Terima kasih untuk anak didik harapan ku.
0 Response to "Secuil Kesalahan Yang Membuat Diri Tersadar"
Post a Comment