BEGINI KISAH PUTRA BIREUEN INI SUKSES JADI BINTANG FILM NASIONAL, HANYA BERBEKAL UANG LIMA RIBU RUPIAH


Khairul Azmi merantau ke Jakarta pada Maret 2012. Saat itu, uang yang tersisa di kantongnya cuma Rp 5 ribu. Dari Bandara, putra kelahiran Bireuen, 26 Oktober 1990 itu, menumpang angkutan umum menuju Blok M.

“Saat itu, saya langsung berangkat ke Blok M. Beruntung, ada seorang bapak yang membayar ongkos angkutan umum untuk saya,” kenang Khairul Azmi yang kini lebih dikenal dengan nama Juan Azmi itu, mengawali kisahnya kepada KoranBireuen saat berbincang santai di salah satu warung kopi di Kota Bireuen, Rabu sore, 16 Maret 2016.

Dia menceritakan kembali apa yang dialaminya ketika baru tiba di Blok M. Tiba-tiba seorang preman di sana menarik tasnya. Tak terima perbuatan preman itu terhadapnya, Khairul Azmi pun membela diri dan melawannya.

Preman yang mengganggunya itu pun terkapar, setelah mendapatkan beberapa pukulan darinya. Kemudian, dia dibawa aparat keamanan ke kantor polisi. Di kantor polisi, Khairul Azmi diinterogasi karena telah membuat kekacauan di Blok M.

“Ada beberapa anggota polisi yang menginterogasi saya. Salah satunya menanyakan apakah saya punya ilmu bela diri. Kemudian, polisi itu menyerahkan selembar kertas yang tertulis keterangan lowongan kerja pada salah satu perusahaan sekuriti,” ceritanya.

Karena memang dia ingin mencari pekerjaan di Ibu Kota, Juan Azmi membawa berkas lamaran ke perusahaan itu. Sebelum dia dipanggil untuk di interview, dia mengaku tidur di emperan toko dan sempat menahan lapar beberapa hari

“Setelah di interview, saya diterima. Sebab, saya menguasai ilmu bela diri Shorinji Kempo. Saya pun ditugaskan sebagai anggota satuan pengamanan di perusahaan itu,” ungkapnya.

Karena dinilai cakap dan layak, kemudian Khairul Azmi diangkat sebagai pembina sekuriti di perusahaan jasa pengamanan di unit pusat yang memiliki 700 anak buah. “Tak lama saya bertugas, anak bos perusahaan tempat saya bekerja pulang dari Amerika. Saya diperintahkan anak bos tersebut untuk ikut casting film The Raid 2. Lantaran permintaan anak bos saya, tidak bisa membantah dan saya pun mengikutinya, ” sebut Juan Azmi.

Berawal dari casting film laga The Raid 2 itulah, Juan Azmi terjun ke dunia entertainment. Kemudian sejumlah film laga lainnya pun dia perankan dan bermain sebagai petarung. Seperti Skak Mat dan sejumlah film lainnya. “Kini saya sedang mempersiapkan film pendek. Sudah ada tawaran kontrak dua judul film pendek,” akunya.

Anak pertama dari tiga bersaudara pasangan almarhum Tgk H Sulaiman Al-Fasymi (almarhum) dengan Cut Ummi Salamah ini, tidak memiliki ilmu akting. Dia hanya berakting secara otodidak. “Setelah itu, saya mulai memperdalam ilmu akting dengan ikut kelas akting di komunitas Peqho Theater,” ungkapnya.

Belakangan, pekerjaan sebagai pembina sekuriti pun dia tinggalkan. Kini Juan Azmi lebih memilih memfokuskan diri sebagai aktor di film laga. Selain itu, dia juga menekuni foto model, bintang iklan dan penulis skenario film. Dia juga sangat berkeinginan suatu hari kelak bisa menjadi sutradara film.



0 Response to "BEGINI KISAH PUTRA BIREUEN INI SUKSES JADI BINTANG FILM NASIONAL, HANYA BERBEKAL UANG LIMA RIBU RUPIAH"

Post a Comment