Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Samudera Pase, Tgk Zulkarnaini Hamzah atau yang akrap disapa Tgk Ni mengungkapkan ekspresi kekecewaannya lantaran sangat banyak MoU Helsinki dan UUPA hingga saat ini belum menemukan titik terang.
Hal tersebut diungkapkan Tgk Ni dalam sambutannya pada acara peresmian Balee Mualem di Lampriet, Banda Aceh, Senin 6 Maret 2016.
“10 Thon leubeh MoU, peu yang kana? lee that syedara geutanyo yang manteng gasin, (Mou sudah sepuluh tahun lebih, apa yang sudah didapatkan? masih banyak saudara kita yang masih miskin -red), ” teriak Tgk Ni.
Disamping itu, Tgk Ni juga menyebutkan bahwa Pemerintah pusat hari ini terkesan selalu dalam mempermainkan Aceh. Pasalnya, sejumlah wewenang Aceh hingga saat ini masih mengambang tanpa jelas. Oleh sebab itu, Tgk Ni berharap kepada semua pihak di Aceh untuk sama-sama bersatu dalam mengimplementasikan tuntutan tersebut.
“10 thon ka MoU Helsinki hana sapu na, wate tapeugah so tanggong Jaweub, pu GAM? ken, GAM kaleuh diangkat senjata untuk lahe saboh perjanjian nyan, dan jino tugas geutanyo sama-sama dalam ta perjuangkan nyan, ” imbuh Tgk Ni.
“Mari tanyoe ta merangkul demi Aceh yang lebih baik,” katanya lagi.
sumber: klikkabar.com

0 Response to "Tgk. NI : 10 THON LEUBEH MoU, SAPEU TAN NA"
Post a Comment