RADIKALISME DAN TERORISME DI ACEH BISA MUNCUL TIBA-TIBA

Brigjen Pol Herwan Chaidir @PORTALSATU.COM/JOE SAMALANGA
Direktur Perlindungan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Brigjen Pol H. Herwan Chaidir mengingatkan masyarakat Kabupaten Pidie agar mewaspadai bahaya radikalisme dan terorisme yang bisa muncul tiba-tiba.

"Persis seperti kemunculan pemberontakan PKI dulu," kata Herwan Chaidir saat mengisi materi dialog Optimalisasi Peran Da'i dalam Menangkal Paham Radikalisme dan Terorisme di Aceh yang digelar BNPT dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) di SMK 2 Sigli, Kamis, 14 April 2016.

Ia juga meminta para orang tua mewaspadai kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti anak-anaknya yang bisa saja menjadi wadah penyebaran paham-paham radikal. Sebab, kata Herwan, beberapa teror mematikan yang terjadi seperti pengeboman Mariot pelakunya sangat muda.

"Ini bukti kalau anak-anak mudah dipengaruhi pikirannya. Tidak ada salahnya orang tua sesekali mengecek langsung anak-anak yang ikut ekstrakurikuler, supaya bisa diketahui materi yang diberi gurunya," jelas Herwan.

Khusus kepada dai, pria kelahiran Palembang ini meminta untuk banyak membaca dan mengumpulkan ilmu pengetahuan, supaya paham radikal dan terorisme tidak mudah masuk mempengaruhi pikiran.

Herwan juga mengulas bahwa kemiskinan dan kesejahteraan dapat menjadi pemicu berkembangnya radikalisme dan terorisme.



0 Response to "RADIKALISME DAN TERORISME DI ACEH BISA MUNCUL TIBA-TIBA"

Post a Comment